Archive for June 19th, 2012

June 19, 2012

Tips Agar Anak Napsu Makan

toonpool.com

TEMPO.COJakarta – Widianti, 34 tahun, selalu pusing. Anaknya yang berusia 3 tahun 6 bulan susah makan. Muhammad Zidan yang tengah lincah-lincahnya ini tak bisa diam. Sebentar-sebentar berlari ke sana kemari atau terkadang menendang bola dan memainkan barang apa pun di sekitarnya. “Saking asyiknya bermain, dia kadang-kadang enggan diajak makan,” kata Widia kepada Tempo, Selasa 22 Mei 2012.

Sadar akan pentingnya asupan nutrisi bagi sang buah hati membuat warga Cipadu, Tangerang, ini tak kurang akal untuk terus membujuk Zidan agar makan. Beragam cara dia lakukan agar Zidan mengurangi mobilitasnya. “Misalnya, sambil diajak nonton film kartun,” kata Widia. “Jadi sambil dia nonton, sambil saya suapin makannya.”

Membuat suasana menyenangkan saat si kecil makan memang sangat penting. Apalagi buat anak yang malas makan karena aktif. Namun kerap kali orang tua salah strategi.

“Sangat penting membiasakan balita untuk makan dengan mengunyah makanan tanpa terburu-buru, menelannya secara tenang, dan dalam keadaan yang menyenangkan,” kata Saptawati Bardosono, dokter spesialis gizi klinik Rumah Sakit dr. Cipto Mangunkusumo-Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, saat dihubungi Tempo, Selasa 22 Mei 2012.

Meski begitu, Saptawati menuturkan bahwa mengajak anak makan sambil menonton televisi kurang tepat. Sebab, proses makan juga seharusnya digunakan sebagai ajang komunikasi antara ibu dan anak. Menurut dia, anak harus diajari tentang apa yang dia makan, sehingga dia memahami makanan yang mengandung gizi dan menyukainya. “Kalau sambil menonton televisi, fokus anak akan berpaling dengan apa yang dia tonton,” kata Saptawati.

Cara yang bisa dilakukan, kata Saptawati, adalah dengan memberikan makan di sela-sela anak bermain. Ketika anak sedang bermain, ajak dia makan. Tidak masalah anak cuma beberapa menit makan dan tidak menyelesaikan makannya. Ketika anak kembali bermain, sang ibu menyiapkan selingannya. Yang penting, anak menerima tiga makanan utama dan selingan dengan kandungan kalori dan gizi yang lengkap.

“Makanan selingan bisa berupa susu ditambah buah, susu ditambah sereal, atau kue bikinan ibu,” ujarnya.

Menurut Saptawati, melakukan pemaksaan agar anak makan harus dihindari. Cara tersebut akan membuat anak justru merasa stres dan akan merusak perkembangan mental mereka. Setiap individu, kata dia, memerlukan suasana yang menyenangkan, sukarela, dan tertarik untuk mengkonsumsi makanan. Selain tidak bagus secara psikologis, pemaksaan itu akan mempengaruhi proses pencernaan dan metabolisme zat gizi yang terkandung dalam bahan makanan.

Hal lain yang mesti diperhatikan orang tua untuk buah hatinya adalah pola makan yang sehat. Sebab, hal ini juga menyangkut pembentukan sikap sejak dini bagi anak. Kuncinya, kata Saptawati, orang tua harus kreatif dan ulet dalam mengenalkan kebiasaan makan sehat kepada anak agar terpenuhi standar gizi yang seimbang. Tiga hal yang harus diperhatikan bagi para orang tua, khususnya ibu, dalam membentuk pola makan sehat bagi anak, yaitu jumlah, jenis, dan jadwal makan.

Terkait dengan jumlah, makanan bagi si kecil harus sesuai dengan kebutuhan energi dan zat gizi anak menurut usia dan kondisi. Jenisnya pun harus beragam. Orang tua harus membiasakan diri menyediakan makanan yang beragam yang meliputi makanan pokok sebagai sumber energi, lauk-pauk sebagai sumber protein dan lemak, sayur dan
buah sebagai sumber vitamin dan mineral, serta susu sebagai sumber protein dan kalsium.

Adapun terkait dengan jadwal, orang tua harus membuat jadwal makan yang teratur untuk memastikan asupan energi dan zat gizi di setiap waktu tertentu.

June 19, 2012

Tips Agar Gigi Anak Tumbuh Rapi

TEMPO.CO Jakarta:Orang tua pasti bahagia bila gigi anaknya berwarna putih dan berbaris rapi. Susunan gigi yang baik dan rapi ini berawal dari kebiasaan sejak kecil, saat gigi muda masih bergenerasi menjadi gigi dewasa.

Lima hal berikut perlu diperhatikan orang tua bila ingin gigi anak-anaknya tumbuh rapi dan tidak berjejalan.

1. Biasakan anak mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin, terutama vitamin D dan mineral.

2. Perbanyak anak mengkonsumsi makanan berserat saat memasuki usia tumbuh gigi. Makanan jenis ini sangat membantu kerja gigi dan gusi sehingga keduanya dapat tumbuh sempurna dan gigi berjejal (bertumpuk) dapat dihindari.

3. Ajari anak agar tidak terlalu lama menggunakan dot atau sering mengisap jari. Kedua hal itu dapat mendorong gigi depan di rahang atas tumbuh lebih maju dibanding gigi di rahang bawah.

4. Jauhi dan jangan terlalu sering sang anak mengkonsumsi makanan yang dapat merusak gigi, seperti permen atau minuman bersoda.

5. Rajin memeriksakan gigi anak ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali. Bila anak memakai kawat gigi, sebaiknya lebih sering ke dokter gigi untuk membersihkan gigi yang tertutup atau di sela-sela kawat.

June 19, 2012

Cara Alami Membuat Gigi Putih

white teeth

VIVAlife – Menjaga kebersihan mulut, terutama gigi adalah sebuah keharusan. Banyak orang yang rela menghabiskan uang jutaan rupiah demi mendapatkan kembali warna gigi putihnya.

Namun, kita tidak menyadari efek di balik kekuatan bahan kimia yang terkandung dalam obat pemutih gigi. Sebenarnya, ada cara sederhana yang lebih aman untuk mendapatkan warna gigi putih.

Seperti dikutip dari msn.com, menyikat gigi sebelum tidur adalah cara yang terbaik. Pilih pasta gigi yang berfungsi menghilangkan noda sekaligus memutihkan gigi. Atau, mengkonsumsi bahan makanan atau minuman yang dapat menjaga keaslian warna gigi. Simak beberapa cara alami memutihkan gigi berikut.

1. Baking soda

Anda dapat menggunakan bubuk ajaib ini saat membersihkan gigi. “Campurkan soda kue dan garam dalam perbandingan takaran yang seimbang, yakni setengah sendok teh, ramuan ini dapat membersihkan gigi dengan baik,” ujar Dorie Byers, penulis buku Natural Beauty Basics.

Kemudian tambahkan satu tetes pepermint, basahi sikat gigi sebelum Anda menyikatkan pada gigi. Partikel-partikel dalam baking soda dapat memoles permukaan gigi, sementara reaksi kimia dengan air bekerja untuk mencerahkan noda. Untuk menghindari kerusakan enamel Anda, cukup menggunakan pembersih ini seminggu sekali.

2. Buah dan sayur

Menurut dokter gigi asal Amerika, Thomas Connelly, buah-buahan seperti apel, pir, stroberi, dan jenis sayuran seperti seledri, dan wortel mengandung enzim yang dapat membantu menghilangkan bakteri dari mulut dan mampu memutihkan gigi Anda.

3. Air putih

Selain baik untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh, satu lagi manfaat air, yakni mencerahkan gigi. Konsumsi air putih diyakini dapat melarutkan sisa-sisa kotoran yang menjadi penyebab plak pada gigi.

“Kumurkan air selama kurang lebih 30 detik, setelah makan. Ini akan membantu mencegah kotoran sisa makanan dan mungkin juga makanan yang mengandung pewarna agar tidak menempel pada gigi,” kata Dr. Connelly.

Sebisa mungkin, juga hindari konsumsi kopi dan minuman bersoda  yang mudah meninggalkan noda pada gigi.

June 19, 2012

Cara Menenangkan Bayi Saat Dia Kesakitan

mediaindonesia.com- KETIKA bayi Anda merasakan sakit, baik itu dari hal-hal seperti gigi tumbuh, sunat, atau vaksinasi, sebagai orang tua, Anda dapat mengambil langkah-langkah untuk menenangkan si buah hati. Anda bisa menghibur dan meringankan rasa sakit yang mereka rasakan.

Baby, Don’t Cry.

Untuk membuat bayi Anda lebih tenang saat merasakan sakit, para alhi di The University of Michigan Health System menawarkan saran ini:

  1. Peluklah bayi hingga kulit Anda dan si buah hati saling bersentuhan.
  2. Alihkan perhatian bayi Anda dengan bernyanyi, berbicara, atau bergerak-gerak.
  3. Segera susui bayi Anda.
  4. Jika Anda tidak menyusui, berikan susu dalam botol yang dotnya telah direndam dalam dalam larutan gula.
  5. Tanyakan kepada dokter tentang pemberian obat penghilang rasa sakit yang ditujukan khusus untuk bayi.
June 19, 2012

Trik Ampuh Mengusir Lalat

mediaindonesia.com-LALAT sangat berbahaya bagi manusia karena ia bisa bertelur di makanan dan minuman yang akan kita konsumsi. Lalat juga membawa bakteri dari satu tempat kotor ke tempat lain sehingga bisa menyebarkan penyakit. Untuk mengusir keberadaan lalat, sudahkan Anda melakukan hal-hal berikut?

Lalat

  1. Menggunakan semprotan insektisida (obat spray pengusir serangga) memang bisa menjadi pilihan. Namun penggunaannya yang terlalu sering justru akan membahayakan pernapasan manusia. Untuk itu jika Anda mengandalkan alat yang satu ini, bijaklah terhadap penggunaannya. Jauhkan dari makanan dan anak kecil jika Anda hendak menyemprotkan pengusir serangga.
  2. Pastikan Anda menutup rapat makanan yang hendak akan Anda hidangkan. Memiliki wadah kedap udara bisa menjadi pilihan untuk menyimpan berbagai makanan.
  3. Jangan malas untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang berceceran di lantai. Meski terlihat sepele, remah-remah makanan yang ditinggalkan justru akan mengundang kehadiran kawanan lalat.
  4. Saat memasak ikan maupun daging, dapat di pastikan akan mengundang lalat untuk seketika hinggap. Untuk itu, jangan lupa untuk membersihkan peralatan dapur, berikut membersihkan tempat mencuci bahan makanan.
  5. Untuk cara yang alami, Anda juga bisa menaruh beberapa tangkai lavender di sekitar area yang biasanya disambangi lalat. Aroma khas yang ditawarkan bunga yang satu ini seketika membuat lalat menjauh.
  6. Terakhir, pastikan juga untuk membersihkan rumah, khususnya lantai sesering mungkin. (*/OL-06)
June 19, 2012

Cara Asyik Belanja Seru Dengan Anak

REPUBLIKA.CO.ID,  Berbelanja dengan anak gampang-gampang susah. Awalnya penuh keriangan dan bisa berakhir dengan derai air mata si kecil. Tapi, sesungguhnya belanja bisa menjadi acara yang menyenangkan. Jan Hunt penulis masalah parenting merumuskan sepuluh kiat yang bermanfaat.

Belanja Dengan Anak

* Anak-anak mempunyai keterbatasan.

Jika Anda berbelanja dengan anak-anak, waspadai kebutuhan mereka. Apakah mereka lelah, lapar, panik oleh keriuhan keadaan, atau hanya butuh udara segar dan sedikit gerak, atau cuma perlu pelukan yang membuatnya merasa aman?

* Anak-anak secara alami selalu ingin tahu.

Sifat alami anak-anak selalu ingin tahu. Ya, begitulah cara mereka memahami sekelilingnya. Jika mereka ingin mengamati sesuatu yang menarik, jangan dimarahi. Tapi, bantulah mereka memegang benda itu secara aman. Atau, beri tahu bahwa benda itu bisa dipandang tanpa disentuh. ”Ini bisa pecah, kita lihat saja ya, sama-sama.” Kendati benda itu tak bisa dibeli, baiknya orang tua dan anak berbagi antusiasme.

* Berbelanja dengan bayi

Berbelanja dengan bayi akan jauh lebih mudah bila dilakukan setelah ia selesai istirahat dan kenyang. Bayi dan balita bisa dehidrasi di dalam mal yang panas. Jadi, pastikan ia mendapat minum beberapa kali. Bayi biasanya senang digendong. Alat gendongan atau ransel bayi lebih nyaman dan memberikan keamanan emosi pada si bayi ketimbang kereta dorong. Bawakanlah mainan bayi kecil yang bisa menyibukkannya, tapi ingatlah untuk berhenti sesering mungkin. Ajak dia bicara, kontak mata, dan beri dia pelukan.

* Berbelanja dengan balita

Balita bisa mulai dilibatkan dalam mengambil keputusan saat belanja. Libatkanlah anak dengan pertanyaan ”Mana jeruk yang tampaknya lebih baik menurut Adik?”. Dengan cara itu, suasana membosankan saat belanja pun bisa hilang. Anak-anak semua umur senang bisa ikut memilih sendiri saat belanja. Bawalah gambar dan buku yang menarik sebagai penghibur cadangan.

* Belanja dengan anak lebih besar

Anak yang lebih besar bisa banyak membantu saat belanja di supermarket. Ia bisa membantu mencari barang yang akan dibeli dan memasukkan dalam kereta belanjaan. Ia bahkan bisa memperpendek waktu belanja Anda.

* Hindari kerumunan

Belanja sebelum makan malam, ketika supermarket penuh, saat orang tua dan anak letih dan lapar, bisa membuat stres semuanya. Cobalah berbelanja di pagi hari, atau menjelang siang di hari libur. Dengan begitu, kita bisa mempunyai energi cukup dan juga kreativitas untuk menanggapi kebutuhan anak kita.

* Godaan di tempat keluar

Rak kecil di dekat kasir biasanya berisi aneka permen dengan kemasan yang menarik anak-anak. Bagian ini sering menjadi tantangan bagi para orang tua apalagi bila si anak letih dan lapar. Siapkanlah camilan favoritnya sejak dari rumah. ”Permen itu bungkusnya kelihatan bagus, tapi permennya tidak sehat. Ini kue dan minum yang kita bawa.”

* Saat harus bilang ‘tidak’

Bagian paling penting dari mengatakan ‘tidak’ adalah meyakinkan anak bahwa kita ada di pihaknya kendati kita tak bisa memuaskan seluruh keingiannya segera. Karena itu, akan membantu jika Anda mengatakan, ”Itu bagus, ya? Lihatlah baik-baik. Nanti, sampai di rumah, kita masukkan itu dalam daftar keinginanmu.”

* Bila Anda sampai pada batas …

Jika kesabaran dan energi Anda sampai pada batasnya, cobalah menunjukkan dengan contoh positif mengendalikan marah dan rasa lelah. Anda bisa mencoba mengatakan, ”Ayah mulai kehilangan kesabaran. Sepertinya ayah perlu istirahat sebentar. Ayo, kita keluar sebentar supaya bisa kembali segar.” Kendati hanya beberapa menit keluar dari keramaian, terasa bedanya pada orang tua dan anak.

* Jika anak-anak sampai batas mereka …

Bila setelah mencoba semua saran di atas, anak Anda mencapai batas kemampuannya untuk menahan diri, hormatilah. Acara belanja bisa menunggu. Tapi, anak yang kecapaian, lapar, amat kesal tak bisa menunggu.

Ingatlah, semua anak bertingkah laku seperti perlakuan yang mereka terima. Seorang anak yang secara teratur mendapat perhatian penuh, kesabaran, waktu orang tuanya akan mempunyai lebih banyak toleransi untuk acara belanja dan situasi serupa ketimbang anak yang harus menghadapi keadaan menegangkan tanpa dukungan emosi ini.

June 19, 2012

Tips Agar Anak Bisa Menghargai Uang

KOMPAS.com – Perilaku yang bijak dalam memegang uang sangat penting dimiliki oleh setiap orang, bahkan perlu diajarkan ke anak-anak. Sejak dini, mereka perlu belajar bagaimana cara menyimpan uang dan mengeluarkannya dengan bijak, sehingga kebiasaan ini dapat terus terbawa hingga dewasa nanti. Berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mendorong anak memiliki perilaku finansial yang sehat:

1. Buat anak berusaha untuk mendapatkan uang
Ketika anak ingin mendapatkan uang, Anda bisa menyuruhnya melakukan beberapa pekerjaan ekstra. Perlu diingat, pekerjaan ekstra ini bukanlah pekerjaan yang sebenarnya wajib ia lakukan sebagai bagian dari keluarga. Sebagai ide, Anda bisa memintanya mengumpulkan majalah atau koran bekas yang menumpuk di gudang, kemudian mengikatnya jadi satu, dan menjualnya ke tukang loak. Atau, Anda mendorongnya untuk membuat kerajinan tangan yang kemudian dijual di bazaar sekolah. Dengan begitu anak akan belajar bahwa untuk mendapatkan uang mereka harus berusaha dan bekerja sebaik mungkin. Begitu uang hasil jerih-payah sudah di tangan, mereka akan berpikir dua kali saat akan menggunakannya.

2. Berikan mereka uang jajan
Uang jajan memang akan membuat mereka bisa membeli apa yang diinginkan, tapi ini juga akan menjadi alat pembelajaran yang baik untuk anak dalam hal finansial. Jika anak sudah cukup besar, Anda bisa memberinya anggaran uang jajan mingguan atau bulanan, disertai dengan pesan bahwa Anda tidak akan memberi mereka lagi apabila uang itu sudah habis sebelum waktunya. Kondisi ini mendorong anak untuk belajar berhitung, dan mengeluarkan uang secara terencana.

3. Arahkan untuk lebih menggunakan transaksi tunai
Teknologi perbankan di masa sekarang memungkinkan anak untuk membawa kartu sebagai alat ganti pembayaran.Namun, ada baiknya Anda tetap membiasakan mereka untuk membawa uang tunai, karena saat berbelanja mereka akan melihat ketika uang yang dibawanya berkurang. Jadi, mereka akan didorong untuk membeli barang yang benar-benar diperlukan saja.

4. Berikan contoh yang baik pada anak
Anak tidak akan belajar berhemat atau mengeluarkan uang dengan bijak, bila sehari-harinya melihat Anda sangat boros. Karenanya, sebelum Anda mulai mengajar mereka untuk bijak secara finansial, sebaiknya Anda terlebih dulu juga meninjau sejauh mana kemampuan Anda mengelola keuangan. Hal ini akan memberikan dampak langsung pada anak, ketimbang hanya kata-kata belaka.

Tags: