Tips Keuangan Bagi Wanita

Jakarta – Saat muda, kita sering berkhayal memasuki usia 30 mungkin hidup sudah sangat teratur dan berjalan sesuai dengan rencana. Bagi yang sudah mewujudkan mimpi itu selamat, namun kebanyakan dari kita justru sebaliknya.

Mendekati umur 30, banyak orang yang merasa belum dewasa sama sekali dan masih ingin menghabiskan masa muda lebih lama lagi. Siap-tidak siap, waktu terus berjalan dan masa itu pun akan tiba.

Bagi anda yang bersiap masuk ke masa ‘kepala tiga’ atau bahkan yang sedang berada di dalamnya berikut ini beberapa tips dan panduan dunia keuangan yang sebaiknya diketahui oleh wanita di tiga dekade usianya, dikutip dari Investopedia, Rabu (30/5/2012).

  • Mampu mandiri secara finansial, meski tidak diwajibkan cari uang
  • Mengetahui anggaran pribadi dengan baik, walau sudah punya asisten yang mengurus
  • Siap untuk menghadapi krisis keuangan pribadi, seperti tiba-tiba kehilangan pekerjaan
  • Mengerti cara membuat anggaran dan menjalankannya
  • Mengerti cara menyimpan dana cadangan, dan terus menyisihkan
  • Mengerti cara membaca laporan dari bank dan bertindak jika ada sesuatu yang aneh
  • Tahu berapa lama waktu yang diperlukan untuk melunasi kartu kredit jika hanya membayar batas minimal
  • Mengerti cara kerja penagihan utang dan proses kebangkrutan, meski secara finansial masih aman
  • Tahu cara membayar pajak tiap tahun tanpa harus pusing
  • Bisa membuka rekening pinjaman sendiri meski sudah ada yang memakai nama bersama pasangan
  • Mengerti tingkatan risiko dalam berinvestasi
  • Merasa butuh uang untuk pensiun dan punya strategi yang tepat untuk mengumpulkannya
  • Punya kisaran waktu yang diperlukan untuk bekerja sebelum pensiun
  • Bisa mengira-ngira anggaran keluarga meski belum punya anak
  • Mengerti perundangan yang berlaku di wilayah setempat, khususnya untuk hak-hak wanita
  • Pintar dalam meminta naik gaji tanpa terkesan mengemis minta bayaran lebih
  • Berani meninggalkan pekerjaan yang kurang disukai terutama jika ada yang lebih cocok
  • Bisa membaca laporan kredit Anda dan mengkoreksi jika ada laporan yang keliru
  • Mengerti apa itu pinjaman dengan skema co-sign dan kapan harus menolaknya
  • Bisa menyadari jika identitasnya sudah dicuri oleh orang lain
  • Tahun pro dan kontra antara beli atau mengontrak rumah
  • Jujur kepada orang tua mengenai dana pensiun mereka, apakah Anda akan membantu atau tidak
  • Punya seseorang yang bisa mengurus keuangan Anda jika suatu ketika Anda tak lagi sanggup mengurus sendiri
  • Punya akses ke pengacara, akuntan, agen asuransi meski saat ini belum dibutuhkan
  • Mampu bernegosiasi dalam transaksi besar (seperti rumah atau mobil)
  • Berani melepas sesuatu yang sudah tidak diperlukan lagi
  • Tahu risiko untuk memulai bisnis sendiri, walau saat ini merasa belum siap
  • Punya pilihan dalam mencari asuransi kesehatan serta memanfaatkannya dengan baik
  • Tahu tempat untuk menggali informasi keuangan dan penasihat yang cocok
  • Mengerti prioritas keuangan pribadi dan langkah selanjutnya yang harus diambil

Kesimpulan
Tidak ada kelas atau tempat les yang bisa mengajarkan Anda mengenai hal-hal di atas. Mau tidak mau, Anda harus mempelajari semua hal tersebut sendiri, karena secara tidak langsung akan sangat mempengaruhi arah hidup Anda. Pada akhirnya, Anda akan punya kehidupan finansial sendiri, tapi setidaknya tips di atas bisa sedikit membantu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: