Posts tagged ‘tips bisnis’

June 22, 2012

Tips Keuangan Bagi Calon Pengusaha

mediaindonesia.com- MENURUT Small Business Administration Sekitar 600 ribu bisnis baru dibuka setiap tahun. Berbagai elemen pun masuk untuk menentukan perkembangan bisnis. Sisi keuangan yang baik akan menjadi penentu kesuksesan jangka panjang.

“Sangat penting untuk pengusaha berdiskusi dengan penasihat keuangan dan memperhatikan aset bisnis. Mereka pun harus bisa membantu meningkatkan umur panjang perusahaan,” jelas Presiden Bernard R.Wolfe & Associates Brad Glickman. Untuk itu pengusahan harus memperhatikan tips keuangan berikut ini demi keberhasilan usaha bisnisnya:

1. Membangun dana darurat 
Sebelum memulai bisnis pastikan Anda memiliki ‘sarang telur’ untuk menyimpan dana darurat. Hal ini penting untuk memastikan tidak semua aset Anda terikat dalam bisnis.

2. Mengelola arus kas 
Salah satu masalah terbesar yang bisa membunuh bisnis adalah kurangnya arus kas. Sangat penting untuk punya rencana keuangan sehingga Anda tidak kehabisan uang tunai dan harus menutup bisnis. Apalagi jika bisnis yang ditekuni bisnis musiman, simpan uang tunai untuk dipergunakan saat bisnis mulai melambat.

3. Tidak perlu membuat kantor 
Banyak pengusahan merasa senang menandatangani sewa baru ruang kantor. Tapi ini memerlukan komitmen keuangan jangka panjang berisiko pada awalnya. Jika memungkinkan, bekerja di luar kantor atau di rumah. Sebagian pengeluaran bisnis terkait dapat dikurangi pada laporan SPT Anda.

4. Ambil keuntungan dari rencana pensiun 
Ada banyak rencana pensiun untuk wiraswasta selain Traditional IRA. Atau memanfaatkan program yang tergantung pada struktur perusahaan dan keuntungan perusahaan.

5. Bekerja dengan penasihat pajak 
Sangat bermanfaat untuk bekerja sama dengan Akuntan Publik yang mengkhususkan diri untuk bekerja dengan pemilik usaha kecil. Mereka dapat menawarkan saran untuk membantu Anda menurunkan pajak. Atur komunikasi dengan akuntan dan perencana keuangan sebagai tim manajemen kekayaan bisnis Anda.

Advertisements
June 22, 2012

Tips Bisnis Online

mediaindonesia.com- JIKA Anda sedang mengembangkan bisnis online, tentu membutuhkan sarana promosi yang tepat dan cepat serta profesional agar bisnis online cepat berkembang.
Sarana yang tepat dan cepat berarti iklan bisnis Anda menyebar di banyak laman terkenal dan mudah diakses. Berikut ini cara membangun bisnis online dengan proses cepat sehingga mendatangkan pelanggan semakin banyak:

  1. Get, Segera bangun website. Sebab kebutuhan utama bisnis online adalah pembuatan website. Saat ini sudah banyak aplikasi dan perangkat lunak pembuatan web gratis. Anda bisa merancang tampilan sesuai tema bisnis.
  2. Start, Setelah membangun website, segera aktifkan ke dalam jaringan. Ini akan menguji sejauh mana ide bisnis Anda dilihat oleh beberapa pengguna internet. Website menjadi tempat Anda bekerja pengganti ruangan toko dan sewa ruangan kantor di gedung. Tak perlu melakukan perekrutan secara nyata. Anda bisa menjalin kerjasama secara online dengan partner.
  3. Test, Uji website yang telah dibuat. Bisnis online adalah fleksibilitas. Dalam tampilannya Anda bisa menguji, memperbaiki ide, desain sampai menampilkan produk berbeda. Anda juga bisa membuat sebuah program respon pelanggan terhadap penjualan produk.
  4. The, Buat tampilan halaman depan website semenarik mungkin. Tempatkan konten berharga dan pastikan info penting muncul. Selain itu buat navigasi yang memudahkan pelanggan mengeksplor keseluruhan konten.
  5. Go, Hubungkan website Anda ke sosial media. Rekomendasikan produk dan jasa bisnis Anda. Pastikan selalu diperbarui. Pilih klien potensial untuk ngobrol dan diskusi di Facebook, Twitter atau blog.
  6. Use, Jangan hanya menggunakan media sosial sebagai alat promosi. Pelajari jenis konten yang menciptakan respon paling positif dan seberapa sering Anda dalam sehari berkomunikasi dengan calon pelanggan. Selain itu bangun komunitas dengan beberapa portal bisnis lainnya.
Tags:
June 20, 2012

Tips Memulai Bisnis

tablidnova.com- Dalam bidang apa pun, berani memulai berarti bersedia menerima konsekuensi tak terkecuali dalam bisnis. Dua konsekuensi yang harus dihadapi, kalau tidak untung berarti rugi. Nah, untuk memperkecil potensi kerugian, ada beberapa langkah memulai usaha kecil yang perlu diperhatikan seperti penjelasan Wulan Ayodya, pengelola lembaga pelatihan kewirausahaan UKMKU, Jakarta, berikut ini.

TENTUKAN JENIS USAHA
Pilihlah jenis usaha yang didasarkan pada hobi atau kesenangan. Kalau menemui kendala biasanya orang akan tetap tekun karena landasannya kecintaan. Selain itu, perlu didukung keahlian, bekal ilmu formal di sekolah, dan pintar membaca peluang. Ibaratnya berwiraswasta itu seperti games. Uang adalah skor, yang penting kemahiran bermain. ”Kalau sudah mahir, mau njalanin sambil merem juga uang akan datang,” jelas Wulan.
Kenali jenis usaha yang akan dipilih, apakah termasuk kebutuhan primer, sekunder atau tersier. Kalau primer harga sudah dipatok, fokusnya mengejar kuantitas. Kalau sekunder masih bisa untung lebih. Jangan lupa, pilihan jenis usaha mengikuti jaman. Misalnya, dari pada bisnis wartel lebih baik usaha jualan pulsa.

BUAT PERENCANAAN
Biasanya konsep usaha yang tidak jelas mengakibatkan pemborosan, oleh karena itu perlu perencanaan matang. Rencana ini mencakup pilihan produk atau jasa apa yang dijual, lokasi usaha, dan apa saja kebutuhannya sesuai dengan konsep tadi. Setelah itu tentukan dasar-dasar manajemennya, seperti modal dan keuangan. Pastikan sumber modal dari mana, strategi pemasaran, dan kebutuhan karyawan. Bagaimana alur produksi dari awal hingga penjualan. Setelah mengetahui alur produksi pasti akan tahu kebutuhan usahanya apa saja.
”Kadang ada orang beli banyak alat lebih dulu dan akhirnya modal membengkak. Atau SDM-nya asal comot tanpa criteria jelas, akhirnya bermasalah di tengah jalan,” kata Wulan.

LAKUKAN SURVEI
Survei bertujuan untuk mendapatkan kebutuhan usaha yang peling tepat, murah, dan efisien. Yang perlu disurvei antara lain lokasi usaha, untuk menyesuaikan dengan apa yang hendak dijual, serta segmentasi konsumennya. Survei pesaing pun perlu dilakukan.

BELANJA SESUAI RENCANA
Gunakan data dalam perencanaan sebagai pedoman agar modal yang dikeluarkan efesien dan efektif. Prinsipnya, memaksimalkan yang ada terlebih dahulu. Kalau langsung beli peralatan mahal, bisa jadi fokusnya hanya bagaimana cara mengembalikan modal itu tanpa memikirkan lainnya. Padahal, bisa jadi pemasukannya sedikit.
“Pelan-pelan dulu biar pondasinya kuat. Kalau keluar modal besar tapi tiga bulan bangkrut kerugiannya besar,” Wulan mengingatkan.

PERHATIKAN 4P
Yang paling penting perhatikan empat hal, yaitu product, price, place, dan promotion. Pastikan dulu produk kita berkualitas, harganya bersaing, dan lokasi usahanya strategis, maka promosi dijamin berhasil. Promosi sederhana untuk usaha kuliner misalnya dengan membagi sample. Bisa juga dengan penawaran harga khusus atau servis yang berbeda. Jadi, upayakan segala sesuatu yang unik, aneh, dan membuat orang tertarik untuk dating dan membeli produk kita.

Tags:
June 20, 2012

Tips Mengelola Keuangan Usaha

tabloidnova.com- Banyak teori tentang cara mengatur keuangan usaha, tapi berikut adalah tips mengelola keuangan usaha dari Suryani Aris / Ulie (Dunia Bermain), salah satu Perempuan Inspiratif NOVA 2010:

  • PRINSIP UTAMA : PISAHKAN KEUANGAN PRIBADI DENGAN USAHA, gunakan dompet yang berbeda atau rekening bank yang berbeda. Jangan memakai uang usaha untuk kebutuhan pribadi, dan jika di tengah jalan memerlukan tambahan modal dari dana pribadi maka dianggap sebagai pinjaman yang harus dikembalikan.
  • LALU TIMBUL PERTANYAAN: TERUS SAYA DAPAT APA? Tentu saja, bayarlah diri anda jika usaha sudah mulai menguntungkan. Membayar diri sendiri secara periodik (per bulan/per 3 bulan) bisa dengan gaji bernominal tetap atau dalam persentase keuntungan bersih
  • PEMBUKUAN KEUANGAN ADALAH SEBUAH KEHARUSAN, jika baru memulai gunakan tool yang sederhana di komputer misalnya MS Excel atau software sejenisnya. Buat ringkasan laporan keuangan tiap bulan yang ditujukan kepada diri sendiri dan pemilik modal. Isinya semisal pemasukan, pengeluaran, pembelian, penjualan, gross profit, net profit, dan lain-lain.
  • Jika baru memulai usaha, hitung kebutuhan dana awal lalu buat proyeksi arus kas (pengeluaran dan pemasukan) untuk memastikan modal yang dimiliki cukup untuk menjalankan usaha setahun ke depan bahkan bisa memperkirakan berapa lama modal bisa kembali. Ada banyak contoh perhitungan yang bisa dipakai, Anda bisa mencarinya di toko buku atau internet.
June 20, 2012

Tips Berbisnis Rangkaian Bunga

tabloidnova.com- Membangun bisnis rangkaian bunga membutuhkan kegigihan dan ketekunan serta kerja keras. Bunga juga membutuhkan tangan – tangan trampil yang bisa membentuk rangkaian nan ibadah dan digemari pembeli. Tetapi, membangun bisnis bunga  juga tidak mudah karena bunga itu seperti makanan yang usianya pendek. Bunga cepat layu sehingga dibutuhkan ketrampilan dalam mengatur bisnis agar tidak rugi akibat kondisi bunga yang layu. Di bawah ini beberapa tips yang bisa dicermati sebelum membangun bisnis bisnis rangkaian bunga:

  1. Memahami teknik dan cara memasarkan produk merangkai bunga secara sungguh – sungguh dan tekun. Bisa dimulai dengan memasarkan melalui mulut ke mulut atau jejaring sosial. Buatlah contoh rangkaian dan foto sebagai bukti keseriuan saat memasarkan produk.
  2. Mengikuti kursus merangkai bunga dengan memperhatikan kecenderungan atau trend saat ini agar bisa mengetahui gaya atau model yang sesuai dengan trend dan kebutuhan pasar. Tambah ilmu rangkaian dengan selalu mencari melalui internet.
  3. Mempunyai alat – alat untuk merangkai bunga yang lengkap. Hal ini penting karena akan menunjang efektivitas kerja.
  4. Terjun ke pasar bunga. Kenali lapangan agar bisa mendapatkan bunga dengan harga yang lebih murah. Di pasar pelajari jenis bunga yang mudah layu dan yang waktunya lebih lama. Cari tahu pula harga – harga yang bisa berubah tiba – tiba pada masa – masa tertentu seperti Valentine day, natal, atau lebaran.
  5. Jika bisnis sudah membesar, carilah pemasok langsung dari petani bunga karena harga lebih murah dibandingkan harga di pasar.
  6. Cari juga pemasok untuk bahan – bahan untuk rangkaian bunga seperti pita, pot, dan kebutuhan lain.
  7. Era teknologi ini menunjang seseorang untuk memulai usahanya dengan memasarkan bisnis rangkaian bunga melalui website atau situs sebagai toko online. Membuat situs bisa dengan belajar dari internet. Bisa gunakan blok yang gratis dan mudah digunakan. Jika bisnis sudah mulai besar, sebaiknya membuat situs agar lebih mudah dan cepat ditemui oleh pelanggan. Nama situs juga sebaiknya yang mudah dan sederhana sehingga cepat diingat oleh pelanggan.
Tags: