Posts tagged ‘tips keluarga’

June 21, 2012

Tips Agar Gizi Balita Terpenuhi

Siapa yang tidak senang melihat balitanya tumbuh aktif dan cerdas? ciri balita yang sehat dapat dilihat dari fisik dan tingkah lakukan, balita yang sehat akan selalu ceria, senang bermain. Agar balita tumbuh sehat dan cerdas diperlukan pemenuhan gizi yang optimal dan seimbang. Berikut adalah tips untuk memenuhi gizi balita anda.

  1. Lakukan medical check up untuk balita setiap enam bulan sekali. Melalui ini kita dapat mengetahui kesehatannya. Apakah gizi balita tercukupi yang dapat terdeteksi melalui berat badan tinggi bandannya, ataukah gizinya kurang karena kita lengah mengawasi tumbuh kembangnya.
  2. Pemenuhan gizi balita yang baik dapat dilihat dari tumbuh kembangnya. Anak yang gendut belum tentu gizi balitannya terpenuhi. Bisa saja anak yang gendut adalah akibat ia terlalu banyak mengkonsumsi gula dan akhirnya menyebabkan obesitas pada tubuhnya. Gizi balita yang terpenuhi dapat dilihat dari caranya berpikir dan bertindak. Anak yang aktif dan pintar menangkap segala kondisi adalah bukti bahwa gizinya terpenuhi secara optimal. Anak yang pandai juga dapat dilihat ketika ia berhasil menceritakan kembali setiap peristiwa yang ia ingat dalam kesehariannya ketika dia bermain.
  3. Gizi balita bisa didapatkan dari sayur-sayuran, buah-buahan dan susu. Kita memberikan telur, hati ayam, sayur brokoli, wortel dan beberapa sayuran kaya serat lainnya. Jika ana sangat gemar dengan camilan, coba disiasati engan mengganti camilan tersebut dengan buah. Camilan yang banyak mengandung MSG atau perasa makanan dapat membuat kerusakan otak apabila dikonsumsi secara berkepanjangan.
  4. Berikan susu 2 kali sehari pada pagi dan malam hari. Jangan memberikan susu pada saat dia lapar, minum susu secara berlebihan juga tidak baik, karena bisa menyebabkan balita jadi tidak suka makan.
June 21, 2012

Tips Mengatasi Anak Susah Makan

Anak susah makan merupakan permasalahan yang sering dikeluhkan orang tua, terutama para ibu. Berbagai cara mungk telah dilakukan untuk mengatasi anak yang sulit makan. Bahkan tidak jarang para ibu stres dalam menghadapai buah hatinya. Ketika si kecil berusia 6 bulan, saatnya mulai memberikan makanan padat pendamping ASI. Saat iniah kita harus cermat memperhatikan pola makannya. Mulai memberikan bubur susu, sari buah, lalu bertahap ke tekstur makan yang lebih padat. berikut adalah tips-tips untuk mengatasi anak yang susah makan.

  1. Coba sajikan makanan dalam porsi kecil. Ingat, lambung si kecil belum mampu menampung makanan terlalu banyak, jadi berikan ia makanan sedikit demi sedikit.
  2. Variasi makanan. Cobalah buat beberapa pilihan menu makanan, lali biarkan buah hati yang memilih sendiri makan yang ia sukai. Biasanya anak lebih suka dengan makanan pilihannya.
  3. Sajikan dengan menarik. Setelah menyajikan banyak pilihan, sajikan dengan tampilan menarik. Misalnya: Mencetak nasi goreng dalam cetakan teddy bear atau bebek kecil.
  4. Jadikan saat makan menyenangkan. Hindari mengancam, menghukum atau menakut-nakuti anaka agar ia makan lebih banyak. Ini akan membuatnya merasa bahwa saat makan saat yang tidak menyenangkan. Dan bukan tak mungkin menimbulkan trauma psikologi bagi anak.
  5. Makan teratur, Jadwalkan waktu makan dengan teratur, agar si kecil terbiasa dengan waktu makannya. Sama halnnya dengan waktu tidur,mandi dan sebagainya.
  6. Beli camilan sehat. Setelah bisa berjalan, si kecil gemar berekplorasi dengan lingkungannya. Apalagi ketika memasuki usia 2 tahun, aktivitasnya semakin banyak saja. Ini mungkin membuatnya sulit untuk duduk manis dan makan dengan tenang. Untuk menyiasatinya, berikan ia camilan sehat dalam porsi kecil namun beragam. Misal: bola-bola kentang isi wortel,daging cingcang, sus mini isi fla coklat, donat tabor keju dan sebagainya.
  7. Hindarkan gaya memaksa dan mengancam dalam membujuk anak. Selama waktu makan, minimalkan gangguan, misalkan matikan televisi dan jauhkan buku atau mainan dari meja makan.
  8. Libatkan anak anda untuk menyiapkan makanan. Misal: dengan meminta pertolongaannya untuk mengambil buah atau sayur di swalayan maupun membantu menyiapkan meja makan.
  9. Hindari memberi iming-iming makanan penutup sebagai hadiah. Hal ini dapat menyiratkan bahwa makanan penutup merupakan makan yang paling enak dan baik untuk anak. Makanan penutup dapat diberikan selama dua hari dalam seminggu.
  10. Batasi pemberian minuman disela-sela waktu makan. Minuman rendah lemak maupun jus buah segar memang penting untuk anak, namun bila terlalu banyak minum anak akan cepat kenyang.